Senin, 14 Juli 2014

Iktikaf AMM Piyungan 1435 H

Mari sila dan ikuti dan semarakkan Iktikaf AMM Piyungan Angkatan V


Iktikaf Cahaya Ramadhan Angkatan Muda Muhammadiyah Piyungan Angkatan V
Tempat : Masjid Al Mustaghfirin, Munggur, Srimartani, Piyungan, Bantul, Yk.

No.
Hari, Tanggal
Tema
Pemateri
0
Rabu,
16 Juli 2014
Kajian Pembukaan Iktikaf:
Muhammadiyah Membangun Karakter Bangsa
Ustadz dr. H. Agus Taufiqurrahman, M. Kes, Sp. S.
(Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY)

1
Kamis,
17 Juli 2014
Menjadi Muslim yang Sebenar-benarnya
Ustadz Drs. Muhsin Haryanto, M. Ag. (Dosen tetap FAI-UMY dan Dosen tidak tetap STIKES Aisyiyah Yogyakarta)
2
Jum’at,
18 Juli 2014
Tiada Islam Tanpa Jamaah
Ustadz H. M. Muchlas Abror (BPH UAD)
3
Sabtu,
19 Juli 2014
Manhaj Tarjih Muhammadiyah
Ustadz H. Wawan Gunawan Abdul Wahid, Lc. M.Ag.
(Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah)
4
Ahad,
20 Juli 2014
Gerakan Tajdid Muhammadiyah
Ustadz Dr. H. Khoiruddin Khamsin, M.A. (Ketua LPPI UMY/ Majelis Tarjih dan Tajdid P.P Muhammadiyah )
5
Senin,
21Juli 2014
Muhammadiyah dalam Arus Pergerakan Islam Indonesia
Ustadz Nugroho Noto Susanto, S. Ip. (MPK P.P Muhammadiyah)

6
Selasa,
22 Juli 2014
Islam Konservatif, Liberal, dan Modernis
Ustadz Dr. H. Andi Darmawan, M.Ag. (Majelis Tabligh P.P Muhammadiyah)
7
Rabu,
23 Juli 2014
Diskusi Panel:
Peran Pergerakan Islam dalam Membangun Umat
(Muhammadiyah, Salafi, dan Pengamat Pergerakan Islam)
Ustadz Hilman Latief, S. Ag, M.A, Ph. D.  (Dosen UMY)

Salafi

Ustadz Dr. Yayan Suyatna, M.Ag.
(Pengamat Pergerakan Islam)
8
Kamis,
24 Juli 2014
Peta Pergerakan Islam Transnasional di Indonesia
Ustadz Dr. Sidik Jatmika, M. Si. (Dosen Isipol UMY)
9
Jum’at,
25 Juli 2014
Problematika Umat Menuju Rohmatan lil’alamin
Ustadz dr. H. Agus Sukaca, M.Kes.
( Ketua Majelis Tabligh P.P Muhammadiyah)
10
Sabtu,
26 Juli 2014
Sumbangsih Gerakan Islam di Indonesia
Ustadz H. Suwandi Danu Subroto (LPCR Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul)


Cp : 08985111426 (Hasby)

PAMFLET

Unduh Pamflet disini 
Ditunggu partisipasinya.. ajak kerabat dan mari berdiskusi membuka mata, hati dan pikiran. Menambah wawasan keilmuan dan cakrawala pengetahuan tentang Islam, dakwah, sejarah, sosial, dan politik.

Kamis, 24 April 2014

Hampa


Kertas putih jelas terawang
Belum satupun bercak noda ditorehkan
Masih putih
Bersih nan suci

Berawal dari mana...
Berakhir di mana...
Masih kosong

Belum juga dimulai
Mengawang-awang
Kosong...

Bercangkir dan bergelas
Pematik imaji
Belum juga mulai
Kosong....

Berdetik..
Bermenit..
Berjam..
Belum juga mulai
Kosong...

Dari mana...
Lalu kemana...
Bagaimana...
Pikiran menyeruak jauh
Kosong...

Kosong...
Lagi lagi kosong
Tempias
Menampik ketololan

Celah-celah pemikiran
Satu atau dua
Bahkan tiga pun tak!
Kosong...

Terowongan gelap
Semakin jauh
Jauh
....dan gelap
 
Sekali lagi..
Kosong...
Absurd!

Yogyakarta, Rabu 12 Februari 2014 15:33 WIB

                                                                                                        
                                                                                                               Hasby Marwahid


 The Absurdity of life without God...
Inspirasi... datanglah!!!!

Kamis, 25 April 2013

Negara Iron Man


Karya Arrachmano Dharmesta*
Sungguh ironman dengan fantastic 4 bersatu menghancurkan amin rais yang saat ini sedang bersekutu dengan gatotkaca dan gundala, dan tibalah saatnya pertempuran itu terjadi datanglah jagoan neon yang seakan memberi pencerahan pada mereka yang sedang bersitegang, sehingga tercapailah perdamaian yang disaksikan oleh kura-kura ninja. dan akhirnya mereka semua masuk islam. Dan mereka semua bersatu menjadi sebuah geng yang dinamakan anak sholeh.
Entah kenapa tulisan ini tidak atau belum terselesaikan, kita tunggu kelanjutannya.

*Mahasiswa UGM, Motivator handal, dan cah anti galau se asia tenggara. Seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang berjuang keras merampungkan studi sarjana strata satu.

Sejarah dan Korupsi


Permasalahan tentang korupsi memang menjadi permasalahan pelik di setiap bangsa. Apalagi kepada sebuah bangsa yang baru berkembang seperti Indonesia. Runtuhnya rezim orde baru yang di motori oleh Soeharto tahun 1998 seakan membuka pintu baru bagi masa depan Indonesia yang bersih dari praktik-praktik korupsi. Kita tahu bahwa 32 tahun sejak orde baru bergulir, tampuk kekuasaan seluruhnya dipegang oleh Soeharto dan sekutu-sekutunya. Rezim yang begitu kuat dan mengakar dari jajaran pusat sampai tataran bawah, begitu sangat terasa sekali pengaruhnya. Pesta demokrasi seperti pemilu seperti hanya formalitas belaka, pasalnya pasti mereka (rezim) yang menang. Orde baru atau yang biasa dikenal dengan orde pembangunan tidak terlihat punya visi misi yang jauh kedepan, dalam artian lintas generasi, namun hanya satu generasi saja. Rusaknya sumber daya alam, kehidupan politik yang sarat perkoncoan, kekeluargaan, dan lain sebagainya sangat terlihat jelas di mata masyarakat Indonesia. Kini tabir reformasi telah bergulir selama 15 tahun, tapi praktik-praktik kotor (korupsi-red) masih saja menghiasi layar kaca, dan media cetak kita semua. Ada apa ini? Apakah korupsi tidak bisa diberantas?